pinjaman uang bayar bulanan, pinjaman uang online terpercaya, pinjam uang 5 juta, pinjaman uang online tanpa jaminan dan syarat, pinjaman uang tunai pribadi, pinjaman uang tanpa jaminan proses cepat, Pinjam uang di situs Pinjamtunaiku via web langsung cair, pinjaman uang tunaiku, tunaiku login via web langsung cair, pinjaman cepat cair, pinjaman dana tanpa jaminan proses 1 hari, pinjaman dana tanpa jaminan langsung cair, pinjaman uang online tanpa jaminan dan syarat, pinjaman uang tanpa jaminan dan syarat apapun, pinjaman koperasi tanpa jaminan, pinjaman uang cepat tanpa syarat, pinjaman tunai cepat tanpa survey, pinjam uang 10 juta tanpa jaminan, pinjaman uang online tanpa jaminan dan syarat, pinjaman uang tanpa jaminan dan syarat apapun, pinjam uang 20 juta tanpa jaminan, pinjaman dana tanpa jaminan langsung cair, pinjaman koperasi tanpa jaminan, pinjaman uang bayar bulanan, pinjam uang Kota Jabodetabek, pinjaman tanpa agunan online, Pinjamana uang Kota Sidoarjo, Pinjaman uang kota Surabaya, Pinjaman uang Kota Gresik, pinjaman uang tunai pribadi, pinjaman online langsung cair, pinjaman cepat cair, pinjaman dana tanpa jaminan langsung cair, pinjam uang 20 juta tanpa jaminan

Saturday, June 23, 2018

Peluang Bisnis Franchise Minimarket Lebih Besar

Peluang Bisnis Franchise Minimarket Lebih Besar-Investasi di Minimarket Indomaret, Untung atau Rugi? Ketika teman2 saya mengetahui investasi favorit saya sejak 2009 adalah waralaba minimarket Indomaret, mereka selalu bertanya, apakah masih bisa untung melihat toko Indomaret yg menjamur seperti itu? Mari kita diskusikan untung ruginya franchise Indomaret ini, dari beberapa sisi. ROI, kestabilan bisnis, waktu dan pikiran yang dibutuhkan untuk menjalankan bisnis ini .
Peluang Bisnis Franchise Minimarket Lebih Besar


  • 1. Return on Investment

Fakta:

Toko Indomaret yang saya teliti, memberikan return rata2 17,29% per tahun dari nilai investasinya (dengan nilai tanah beli semua). Angka ini cukup konservatif, karena ada 15% toko baru (kurang dari 6 bulan), yang belum maksimal performancenya. Dengan max 37,03% (toko sudah beroperasi 7 tahun lebih), dan minimal -0,02% (toko baru operasional 4 bulan)

Bagi saya kriteria untung adalah bila investasi tersebut sudah di atas imbal hasil yang saya targetkan. Komposisi pendanaan saya sekarang, 90% lebih dari perbankan (dalam bentuk KPR, Kredit Investasi dan Kredit Modal Kerja) dan kurang dari 10% dari investor (teman2 yang mempercayai saya untuk mengelola investasinya). Imbal hasil yang saya bagikan ke perbankan dan investor2 saya, secara rata2 adalah 13,35% per tahun. Sehingga secara angka investasi Franchise Indomaret masih menguntungkan saya.

Btw angka 17,29% ini diluar kenaikan harga tanah toko2 tersebut ya. Karena harga tanah walaupun cenderung naik, saya belum mengukur berapa kenaikannya. (karena saya memang tidak ada rencana menjual tanah tsb)

Ada beberapa teman pebisnis yang melihat angka 17,29% yang saya dapat ini kecil sekali dibanding bisnis mereka yang bisa menghasilkan 20% dalam sebulan. Bahkan bila membuka minimarket merk sendiri saja, untungnya bisa lebih dari 30% setahun dari modal yang ditanamkan. Tapi ada yang rugi juga sih, saat membuka minimarket sendiri... hehehe. tolong dibedakan bisnis dan investasi ya Gan.


  • 2. Kestabilan bisnis


Menurut pendapat saya, toko minimarket ini adalah modernisasi atau kelanjutan dari toko kelontong yang dulu ada di dekat rumah – rumah kita, hanya sekarang lebih nyaman, karena pakai AC, lebih terang, lebih tertata barang2nya, bisa memilih sendiri, barang2nya pasti keasliannya, dan harga pasti / tidak tawar menawar.

Dan barang2 yg dijual adalah barang2 yang merupakan kebutuhan mendasar, sehingga saya melihat bahwa bisnis ini dalam jangka panjang akan bertahan.

Di negara2 yang bisa menjadi patokan apa yg terjadi 10 tahun dari sekarang di Indonesia pun, memang minimarket yang berkembang.

Secara umum, 1 toko Indomaret bisa melayani dan masih untung bila melayani 1000KK (bisa kurang dari 1000KK bila daerahnya potensial, misal apartemen), bila Indonesia 250juta penduduk, berarti sekitar 60juta KK (anggap 1KK, suami istri 2 anak), berarti Indonesia secara kasar membutuhkan 62.500 minimarket. Saat ini jumlah minimarket di Indonesia masih kurang dari 30.000 minimarket. Angka ini dicapai sejak akhir 1980 (Indomaret pertama berdiri 1988).

Kecepatan expansi Indomaret dan Alfamart saat ini saya prediksi 2500 toko per tahun. Berarti 12 tahun lagi, bisnis ini mungkin akan mulai jenuh, kecuali jumlah penduduk Indonesia tumbuh, dan meningkatkannya daya beli masyarakat sehingga tidak perlu 1000KK untuk mencapai BEP bagi minimarket tsb, atau efisiensi dari sisi biaya operasional.

Perhitungan saya 12 tahun lagi, minimarket belum tentu jenuh, karena pertumbuhan ekonomi Indonesia, 12 tahun lagi, tidak perlu 1000KK untuk menghidupi 1 minimarket. Mungkin kurang, apalagi ditambah masuknya produk2 margin tinggi, seperti ready to eat food. Juga minuman2 margin tinggi. Dan efisiensi yang dilakukan (mulai beralihnya lampu neon ke LED, menurunkan biaya operasional)

BACA JUGA: inilah Sebabnya mengapa Indomaret dan Alfamart Selalu Berdekatan
  • 3. Waktu dan pikiran yang dibutuhkan untuk menangani investasi


Berbeda bila membuka sendiri minimarket, kita akan disibukkan dengan pembelian rak, mesin2, kulkas, genset, dll. Desain toko, lampu, gudang, dll. Perekrutan karyawan dan kepala toko. Juga pembelian barang, stock opname, dll. Franchise indomaret membuat kita terbantu banyak. Mereka akan membantu hampir semua sisi berdasarkan pengalaman mereka. Termasuk saat toko beroperasi. Kita bisa menempatkan karyawan atau kepala toko, asal sesuai kualifikasi mereka. Saya sih ogah... mending fokus cari lokasi baru untuk toko, dan mencari pembiayaannya.

Dengan dibantu Indomaret, kita dapat dengan mudah menangani toko2 dari Aceh sampai Manado. Report keuangan datang setiap tanggal 15 bulan berikutnya. Cukup simpel. Kita cukup memonitor kondisi2 toko tersebut dari report2 tsb, bila ada yang aneh dengan report, kita bisa menanyakan ke accounting Indomaret cabang tempat toko kita berada. Kita bisa tetap fokus ke bisnis utama kita, atau ke pekerjaan kita. Teman saya yang membuka minimarket sendiri hanya bisa membuka 1 toko di depan rumahnya. saya?? bisa membuka lebih dari 1 toko tanpa repot atau menganggu pekerjaan/bisnis saya lainnya.

Jadi kesimpulan saya, bila teman2 membutuhkan investasi yang profit besar, saya pikir indomaret bukan tempat yang cocok. (bisa juga besar sih, kalau tanahnya meroket, terus dijual tanahnya... hehehe).

Kalau agan mempunyai strategi investasi yang sama dengan saya (ROI di atas bunga bank, tidak repot, aman), mungkin saya bisa menyarankan Indomaret sebagai salah satu pilihan (DISCLAIMER ON). Hidup penuh pilihan.

Peluang Bisnis Franchise Minimarket Lebih Besar-Btw, belum lama ini, dari 50 orang yang saya survey investasinya, hasilnya mengejutkan saya, 49 orang menyatakan mereka investasi di franchise minimarket. Survey ini saya lakukan saat meeting asosiasi franchisee Indomaret & Alfamart lalu, hahaha... 1 orang lainnya adalah manager hotel yang kebetulan lewat. Salam Sukses Gan!

No comments:

Post a Comment